Selasa, 26 Januari 2010

14. " KEBETULAN " YANG MEMBUAT NIK'MAT 2 Bungkus fried chicken

Di kota Medinah kami tinggal di Hotel Al Dallah, jaraknya dekat ke Mesjid Nabawi .
Berjalan kaki 10 menit dari hotel sampai di mesjid. Disana tempat sholat " cowok n cewek " terpisah. Saya dan istri selama di Mekkah hampir selalu bersama, di Medinah bisa jalan sendiri-sendiri. Cuma saat berangkatnya bersama, pulang masing-masing.

Hari ke 3 disana, selesai sholat subuh saya tidak segera pulang, tapi berkeliling sekitar areal mesjid yang sangat luas, melihat pedagang kaki 5. pertokoan dan kembali ke mesjid untuk melaksanakan sholat dhuha. Waktu jalan pulang, tak seperti biasa saya berkeinginan membeli fried chicken 2 bungkus di KFC.

Tiba di hotel , saya mengetuk pintu kamar istri. Pintu dibuka oleh Hj Junarsih, adik kandungnya. " Mah, ini fried chicken haneut keneh pisan ". Saya merasa enjoy menawarkannya. Tapi tak disangka mendapat jawaban bahwa dia sudah makan, bawa saja untuk papap!. Saya tawarkan ke adiknya, " Nuhun, abdi ge nembe pisan neda " baru saja selesai makan. Beu beu beu 2 bungkus fried chicken jadi mubazir.

Baru saja melangkah masuk kekamar saya, dikagetkan oleh teriakan seseorang, dia teman satu kamar, Bpk H Prof Dr Azis, direktur Museum Geology Bandung. orangnya sederhana namun sering melanglang buana memenuhi undangan seminar di negara-negara. Tulisannya tentang ilmu ke-purbakala-an banyak tersebar di jurnal-jurnal luar negeri. Ketika ditanya bagaimana cara menentukan umur fosil, beliau menjelaskan singkat kepada saya. Dulu keluar masuk hutan-hutan di Indonesia mencari batu-batuan untuk diteliti. Kini keluar masuk pertokoan di Medinah mencari...., es cream! kegemarannya. Masa kecilnya kurang bahagia neh!.

" Pak Achmad! Pak Achmad.. teu kabagean nasi siah!..., kiriman nasi box kekamar kita kurang 1 " bicaranya heboh nyeroscos, sambil mondar mandir didalam kamar.
" Ga apa-apa, saya punya iniii.. " dengan tenang saya angkat tinggi-tinggi 2 bungkus fried chicken ."
Pak Azis mau? sok tah hiji " . Beliau menolak, saya kan sudah makan, katanya.

Bismillaah..., goreng ayam digigit pelan, dikunyah perlahan, dirasakan ni'matnya, disusul sesuap nasi kedalam mulut..., kriiing! telpon berdering.
" Pah, sakali teu kabagean makan mah atuh ulah ribuuut! ".
Glek. saya tersedak karena kaget.
" Haar, saha nu ribut? papah mah da teu nanaon, kan punya fried chicken "
" Semua nelpon mamah , papah teu kabagean nasi "

Subhanallaah..., seakan-akan karena saya membeli fried chicken dari KFC, jumlah nasi box untuk rombongan KBIH El Najah dikurangi 1 ?
Atau karena bakal kurang 1 box, saya sepertinya sudah bersiap-siap membeli nasi ?
Namun " Kebetulan " ini membuat saya bersyukur kepada Allah SWT karena makan terasa lebih ni'mat , walau tadi sempat kabuhulan, tersedak.i

Tidak ada komentar:

Posting Komentar